-
Top Shot, Top shot adalah pengambilan gambar dari atas, biasanya pengambilan ini diambil pada untuk kondisi ruang tajam sempit, atau memperlihatkan kegiatan / pergerakan sesuatu, atau menampilkan keramaian / kepadatan sesuatu.
-
High Angle, Posisi kamera lebih tinggi di atas mata, sehingga kamera harus menunduk untuk mengambil subyeknya.
Hight Camera Angle sangat berguna untuk mempertunjukkan keseluruhan set beserta obyek obyeknya. Dengan posisi high camera angle ini dapat menciptakan kesan obyek nampak kecil, rendah, hina, perasaan kesepian, kurang gairah, kehilangan dominasi. -
Eye Level / Normal, Pengambilan gambar tepat simetris dengan objek, bias dikatakan segaris dengan objek yang di shot, namun untuk pengambilan gambar seperti ini haruslah ada objek yang menarik atau dinamis agar tidak menampikan efek bosan pada sang penikmat photo.
-
Low Angle, Posisi kamera di bawah ketinggian mata, sehingga kamera harus mendongak untuk merekam gambar subyek. Posisi ini memberikan kesan cenderung menambah ukuran tinggi obyek, memberikan kesan kuat, dominan dan dinamis.
-
Crazy Angle, Merupakan kebalikan dari Top Shot, pengambilan gambar diambil dari bawah object.

2. Bidang Pandang / Framing
Bidang pandangan atau framing adalah suatu langkah
pengambilan gambar yang harus menentukan luas bidang pandangan untuk
suatu obyek utama dan obyek lainnya dalam hubungannya dengan latar
belakang. Macam bidang pandangan atau framing :

3. Hukum Sepertiga (Rule of the Third)
Dalam dunia Fotografi atau Videografi dikenal sebuah
teknik yang disebut Hukum Sepertiga (Rule of the Third). Ini adalah
salah satu teknik framing yang digunakan untuk mengatur objek atau
komposisi suatu gambar pada sebuah frame. Teknik ini dilakukan dengan
cara membagi 3 ruang dalam frame, baik secara horizontal maupun
vertical. Berikut pembahasan lebih lanjut.
- Menempatkan Objek di garis pinggir
Perbedaan hasil gambar Fotografer amatir dengan professional biasanya dapat ditebak dari cara pertama ini. Kebanyakan amatir meletakan objek ditengah, sebagai contoh memotret orang ditengah tengah frame, walaupun hal ini tidak dapat dibilang salah, namun secara estetika, hasil gambar ini tidak dapat dibilang menarik, kecuali pada kondisi kondisi tertentu. Cobalah letakan objek di garis pinggir kanan atau kiri dari frame.
- Menempatkan Objek di Garis bawah
Untuk pengambilan panorama, atau objek yang luas, letakanlah objek berada di garis bawah, namun untuk penempatak objek yang berdinamika, letakan di sebelah pinggir, sehingga masih aja ruang yang dapat menampilakan keindahan sekitarnya, seperti contoh pegunungan.

Selain hal hal diatas, masih banyak lagi teknik yang
harus kalian pelajari, semakin sering kalian berlatih, semakin peka
kalian terhadap teknik framing fotografi. Selamat mencoba..
Sumber : http://amri166.blogdetik.com

